Tempuyung(Sonchus arvensis L.) adalah tanaman yang tumbuh secara
pesat pada daerah berketinggian 50-1.650 meter di atas
permukaan laut. Akarnya besar dan lurus, tangkainya
berbentuk silinder dan mengeluarkan getah, daunnya oval
dan rasanya pahit, bunganya kuning, dan buahnya keras,
tipis berwarna coklat kekuningan. Penelitian membuktikan
bahwa tempuyung mengandung alfa-laktoserol, mannitol,
inositol, silica, kalium, flavonoid, dan taraxasterol.
Daun Tempuyung Dapat Mengatasi:
- Batu saluran kencing dan batu empedu
- Radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis)
- Disentri
- Wasir
- Beser mani (spermatorea)
- Darah tinggi (hipertensi)
- Pendengaran berkurang (tuli)
- Rematik gout, memar
- Bisul, luka bakar.
Cara Pemakaian Daun Tempuyung :
Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15 – 60 g direbus,
lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling
halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas
dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar, dan wasir.
Resep Pemakaian Daun Tempuyung :
1. Radang payudara
Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15 g direbus dengan
3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin
disaring, laludiminum sekaligus. Lakukan 2 – 3 kali
sehari.
2. Bisul
Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih
lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk
mengompres bisul.
3. Darah tinggi, kandung kencing dan kandung empedu
berbatu
Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan
sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan
3 kali sehari.
4. Kencing batu
a. Daun tempuyung kering sebanyak 250 mg direbus dengan
250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin
disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam
sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
b. Daun tempuyung, daun avokad (Persea americana),
daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan
segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci
bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai
tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul
diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.
c. Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes
crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6
buah, dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong
seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa
3/4-nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali
sehari, masing-masing 3/4 gelas.
5. Pendengaran berkurang (tuli)
Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan
air masak. Giling sampai halus, lalu diperas dengan
kain bersih. Airnya diteteskan pada telinga yang tuli.
Lakukan 3-4 kali sehari.
sumber : dari berbagai sumber |