Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavanoid, tokoferol, fenolik dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker.
Mengapa Sarang Semut Begitu Berkhasiat?
Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong didalamnya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Karena setiap hari semakin banyak saja hasil positif yang dilaporkan oleh pengguna Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit kanker, tumor, TBC dan sebagainya, maka secara empiris Sarang Semut tidak dapat disangkal lagi telah terbukti sebagai tanaman obat berkhasiat. Dengan kata lain, Sarang Semut telah dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti dapat diatasi oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman empiris dari para penggunanya.
1.Kanker dan tumor
Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas,
yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker
otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever,
kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker
kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia),
kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.
Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan
berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan
dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme
kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya
inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan
siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi
angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau
kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.
2. Gangguan jantung, terutama jantung koroner
Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi
kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam
penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan
multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.
3. Stroke ringan maupun berat
Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan
kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang
Semut.
4. Ambeien (wasir)
Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir)
berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang
tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian
memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.
5. Benjolan-benjolan dalam payudara
Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara
adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga
kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor
dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan
flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.
6. Gangguan fungsi ginjal dan prostat
Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat
kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan
(flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada
dalam Sarang Semut.
7. Haid dan keputihan
Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid
ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan
multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.
8. Melancarkan peredaran darah
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid)
dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki
peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.
9. Migren (sakit kepala sebelah)
Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan
flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya
kalsium, natrium, dan magnesium.
10. Penyakit paru-paru (TBC)
Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang
terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai
antivirus.
11. Rematik (encok)
Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor
enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol
sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung
dalam Sarang Semut.
12. Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan
ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan
tanin.
13. Sakit maag
Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag
adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut
sebagai antibakteri.
Manfaat Tambahan Sarang Semut.
Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan
berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut
juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan
ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta
menjaga stamina.
1.
Melancarkan dan meningkatkan ASI
Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga
memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan
meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan
kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan
(sari rapet).
2.
Memulihkan gairah seksual
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid)
dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga
memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah
seksual ini.
3.
Memulihkan stamina tubuh
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid)
dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga
memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran
dan stamina tubuh.
Cara penggunaan
Rebus sarang semut sebanyak kurang lebih 200gram dengan
3 liter air sampai mendidih kemudian disaring lalu diminum
secara rutin selama sebulan, warna dan rasa sama dengan
teh.
Dapat direbus berulang - ulang kira-kira 3 kali sampai
airnya menjadi putih / tidak ada sarinya lagi.
Untuk
pencegahan minum 3 gelas sehari (3x1)
Untuk
penyembuhan minum 6 gelas sehari (6x1) |